SEJARAH PONDOK PESANTREN DAARUT TAQWA

IKHTISAR PROFIL PONDOK PESANTREN
بسم الله الرحمن الرحيم

Atas Rahmat dan fadhilah Allah telah berdiri lembaga pendidikan Pondok pesantren
Semoga Allah Merahmati segenap pendiri, juga kaum muslimin yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan, memelihara, membangun, meneruskan dan mengembangkan Lembaga ini.

adapun keterangan lembaga pendidikan ini sebagai berikut:

Nama Pondok Pesantren :
DAARUT-TAQWA

Alamat Pondok

Alamat pondok Putra (Pusat)
Dukuh Karangmalang RT/RW : 002/004, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten 57472

Alamat Pondok Putri
Dukuh Kenaiban, Desa Tanon, Kec Juwiring, Kabupaten Klaten 57472

Contact & social address

 telp : 085725581676
website: https://www.daaruttaqwa.com
Instagram: @daaruttaqwaklaten
telegram: @daaruttaqwaklaten
fanspage: @daaruttaqwaklaten

Tahun Berdiri
2006 M / 1427 H

SK Kemenag No. Kd.11.10/3/PP.007/1344/2007
NSPP Baru : 510033100028

Yayasan yang Menaungi

YAYASAN “TJIPTO YUWONO”

Pimpinan (Mudir) :
(2006 - 2007) Ustadz Rudjito 
(2007 - 2009) Ustadz Wahyudin  
 (2009 - 2015) Ustadz Rachmat Faisyal. 
(2015 - sekarang) Ustadz Abu Hasan Saif

Program Pendidikan
Kulliyyatul-Mu’allimin Al Islamiyyah
(setingkat MTs& MA)

PROFIL PONDOK PESANTREN DAARUT TAQWA

Muqaddimah

Segala puji bagi Allah atas limpahan karunia-Nya kepada para hamba-Nya yang terpilih, sehingga mereka mampu mengarungi samudera kehidupan yang fana ini dengan bahtera keselamatan menuju ruang keabadian di surga. Semoga sholawat dan salam tercurah dan terlimpah kepada sang pembawa panji Islam yang utama Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihiwasallam selanjutnya mengalir kepada ahlul bait, para shahabat, dan para pengikut setia beliau sampai akhir jaman.

Di suatu desa tepatnya di dukuh Karangmalang desa Jetis kecamatan Juwiring kabupaten Klaten terdapat suatu keluarga yang memiliki kepedulian terhadap dunia sosial dan kependidikan Islam sehingga mereka mewakafkan tanah dan bangunan mereka untuk kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan kepada masyarakat. Keluarga tersebut adalah keluarga besar bapak Hardjodikromo khususnya dari keluarga bapak Tjipto Yuwono (Ibu Suratmi).
Bapak Hardjodikromo dan bapak Tjipto Yuwono telah meninggal dunia sehingga yang masih ada adalah ahli waris beliau yang ternyata tanggap dengan cita-cita luhur para pendahulunya sehingga dengan penuh keikhlasan hati serta mengharap ridlo Ilahi mereka selanjutnya mewakafkan sebidang tanah warisan + 4500 m2, dua bangunan, dan dua petak sawah ( + 4000 m2 ) dengan tujuan dijadikan tempat pengembangan pendidikan Islam dan kegiatan sosial.
Selanjutnya pada tahun 2006 didirikanlah satu yayasan yang diberi nama “Yayasan Tjipto Yuwono”, bersekretariat di Karangmalang Jetis Juwiring Klaten. Yayasan tersebut telah tercatat pada Kantor Notaris Klaten dengan notaris Saleh Hartanto, SH dengan akta nomor 03 tertanggal 19 September 2006 selanjutnya mendapatkan pengesahan dari Departemen Hukum dan HAM pada tanggal 14 Mei 2007 dengan nomor C-1571.HT.01.02.

Demi merealisasikan tujuannya maka pada pertengahan tahun 2006 itu juga yayasan mendirikan Pondok Asuh yang mengasuh anak-anak usia SLTP yang berasal dari keluarga tidak mampu, yatim piatu, dan anak terlantar, adapun sekolahnya masih bekerjasama dengan sekolah luar dengan pembiayaan yang ditanggung yayasan, Pondok Asuh tersebut dinamai Pondok Asuh Tjipto Yuwono. Pada tahap selanjutnya Yayasan memiliki inisiatif untuk mengembangkan Pondok Asuh ini menjadi Pondok Pesantren sehingga berdirinya Pondok Asuh Tjipto Yuwono tahun 2006 diasumsikan sebagai cikal bakal Pondok Pesantren Daarut-Taqwa.

Pada pertengahan tahun 2007, Pondok Pesantren Daarut-Taqwa menyelenggarakan program Tahfidhul-Qur’an dengan sistem beasiswa penuh bekerjasama dengan Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia (BKSPPI) Perwakilan Jawa Tengah. Namun dikarenakan beberapa hal, Pondok Pesantren Tahfidh ini hanya berjalan selama setengah tahun.

Dengan terhentinya program tahfidhulQur’an ini bukan berarti aktifitas Pondok Pesantren seluruhnya berhenti karena di samping program tahfidhul Qur’an, Pondok Pesantren juga menyelenggarakan pendidikan Diniyyah untuk para anak asuh Pondok Asuh Tjipto Yuwono yang terus berjalan sampai pertengahan tahun 2009.

Setelah mengalami proses cukup panjang untuk mewujudkan sistem Pondok Pesantren yang memenuhi standard kelayakan, maka pada pertengahan tahun 2009 program pendidikan Pondok Pesantren Daarut-Taqwa diubah menjadi Kulliyyatul Mua’allimin Al Islamiyyah (KMI) dengan masa pendidikan 6 (enam) tahun bagi tamatan SD/MI atau sederajat dan 4 tahun bagi tamatan SLTP/MTs, program ini setara dengan MTs& MA dan program inilah yang berjalan sampai sekarang.

Saat permulaan digulirkannya program Pondok Asuh Tjipto Yuwono dan Pondok Pesantren Daarut-Taqwa tahun 2006, pondok ini dipimpin oleh Ustadz Rudjito,S.Ag, lalu saat pengguliran program Tahfidhul Qur’an tahun 2007 ada pergantian pimpinan Pondok, Pimpinan Pondok yang baru adalah Ustadz Wahyudin sebagai Direktur Umum dan Dr. Amir Mahmud sebagai Direktur Pelaksana bersama dengan pembimbing tahfidh ustadz Imaduddin Al Hafidh, adapun pembimbing Dirasah adalah Ustadz Muhammad Wasitho, dan Ustadz Muhammad Abu Hamdan.
Pada tahun 2009, Pondok Pesantren Daarut Taqwa ditingkatkan menjadi Kulliyatul Mu’allimin (KMI) dengan mudir Ustadz Rachmat Faisyal. Ustadz Rachmat Faisyal M.Pd. memimpin hingga tahun 2015.
Pada awalnya, pondok hanya menerima santri putra, namun Pada tahun ajaran 2014-2015 mulai dibuka untuk santri putri. 
Sebelum mewujudkan dibukanya unit putri, segenap pengasuh berikhtiar untuk mendapatkan tempat, mulai dari bermusyawarah dengan beberapa warga, melakukan kunjungan dan survey beberapa tempat yang memungkinkan untuk didirikannya pondok putri.

Karena saat itu keinginan kami, (pengasuh) tidak berlandaskan karena sudah tersedianya tempat, tapi semata mata kareana dorongan niat yang besar untuk mengembang luaskan manfaat dan semangat untuk menanam bagi generasi selanjutnya. sehingga kebuntuan jalan harus kita tembus dan kegelapnnya harus kita terangi.
Allah Maha menghargai.

Alhamdulillaah, keinginan pengasuh Allah pertemukan dengan jalannya. Pengasuh bertemu dengan Bapak Son Haji, keluarga dari lembaga dakwah Al-Qalam yang bertempat di Tanon, Kenaiban, juwiring, Klaten. Jaraknya sekitar 2 km dari pondok putra. lembaga dakwah Alqalam adalah sebuah lembaga dakwah islam yang sempat jaya dimasanya, gedungnya sudah tua dan saat itu sebagaian tempat digunakan untuk menampung pupuk. berbagai buku dan kaset yg diterbitkan oleh Al-Qalam cukup banyak.

Qaddarullah, saat pak Son Haji mengikrarkan untuk membantu pondok putri, beliau meninggal. Semoga Allah Rahmati beliau, atas cita citanya dan dukungannya terhadap pondok.
Mulai tahun ajaran baru 2015, KMI Pondok Pesantren Daarut Taqwa merestrukturisasi kepengurusan, dan diputuskan oleh yayasan, pondok dipimpin oleh Ustadz Abu Hasan Saif .
Harapan dari pengguliran program Kulliyyatul Mu’allimin Al Islamiyyah ini adalah lahirnya kader-kader Islam pilihan yang kuat ke-Islamannya, dalam keilmuannya, berakhlak mulia, suka beramal shalih, memiliki arah hidup surgawi, memiliki kemandirian, dan siap berkiprah untuk mewujudkan masa depan yang cerah di bawah naungan ajaran Islam.
Semoga Allah ta’ala senantiasa memudahkan langkah-langkah Pondok Pesantren ini sehingga bisa mewujudkan cita-cita luhurnya. Amin.

Masyarakat dan Potensi Wilayah

Pondok Pesantren Daarut-Taqwa bereksistensi di Dukuh Karangmalang RT/RW : 002/004, Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, sekaligus sebagai sekretariat Yayasan Tjipto Yuwono. Daerah ini termasuk daerah agraris karena sebagian besar penduduknya hidup dengan bercocok tanam di sawah-sawah yang memang daerah ini dikelilingi oleh persawahan yang luas, di samping itu banyak pula yang menjadi pegawai negeri dan swasta, guru, dan pengrajin meubeler.

Perlu diketahui bahwa lokasi Pondok cukup jauh dari pusat pemerintahan kota Klaten sehingga jauh dari keramaian kota. Jarak Pondok Pesantren ini sekitar 20 km dari pusat pemerintahan kabupaten Klaten dan sekitar 200 km dari ibukota propinsi Jawa Tengah, sedangkan dari pusat kecamatan berjarak sekitar 3 km.

Untuk mencapai lokasi Pondok Pesantren Daarut-Taqwa tidaklah sulit karena bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat, hanya saja kalau menggunakan angkutan umum masih mengalami kendala disebabkan angkutan umum yang menuju ke Pondok masih minim dan angkutan hanya berhenti sekitar 1 km dari Pondok karena lokasi Pondok masih masuk cukup jauh masuk ke dalam perkampungan penduduk.

Oleh karena itu pihak Pengurus Pondok terkadang memberikan solusi bagi yang datang dengan naik kendaraan umum dengan cara penjemputan ke lokasi turunnya. Dari sisi kehidupan masyarakat, Pondok Pesantren berintegrasi dengan mereka dalam batas-batas yang tidak menyelisihi syari’at dan tidak pula mengganggu program kepondokan.
Masyarakat sangat respon dengan adanya Pondok ini sebab dengan adanya Pondok dapat meningkatkan kualitas ruhiyyah masyarakat, menjadi tempat rujukan masalah syari’at dan menyemarakkan masjid-masjid sekitar. Sehingga hubungan masyarakat dengan Pondok tidak ada kendala yang berarti dengan kata lain sampai saat ini Pondok dan masyarakat dapat bekerjasama dengan baik dalam hal kebaikan. Hal ini ditandai dengan seringnya masyarakat memberi bantuan baik berupa dorongan moral maupun berupa bantuan fisik, keamanan, sebagian hasil panen mereka, dana sponsor, dan sebagainya.
Penduduk Karangmalang Jetis menurut data administrasi 100 % ber-KTP Islam, hanya saja ditinjau dari sisi pemahaman keagamaan memang masyarakat di sekitar pondok termasuk masih perlu bimbingan keagamaan meskipun majelis-majelis ta’lim telah ada dan diampu pengisi dari pondok maupun muballigh umum. Memang tidak dipungkiri bahwa terdapat perbedaan di kalangan masyarakat dalam hal pemahaman keagamaan karena lokasi sekitar Pondok adalah lokasi bertemunya beberapa anggota dan simpatisan ormas Islam yang tentunya mengusung teorinya masing-masing.

Mempertimbangkan hal ini maka Pondok mengambil jalan tengah dengan menetralkan posisi Pondok dari ormas-ormas yang ada dan mengusung tema netral yakni kembali kepada Al Qur’an dan As Sunnah dengan jalan mengkaji secara obyektif terhadap kitab-kitab para Ulama yang telah diakui kredibilitasnya di kalangan umat Islam yang lurus manhajnya.

Organisasi Kelembagaan

Sudah dijelaskan di depan bahwa Pondok Pesantren Daarut-Taqwa berada di bawah naungan Yayasan Tjipto Yuwono yang telah tercatat pada Kantor Notaris Klaten dengan notaris Saleh Hartanto, SH dengan akta nomor 03 tertanggal 19 September 2006 selanjutnya mendapatkan pengesahan dari Departemen Hukum dan HAM pada tanggal 14 Mei 2007 dengan nomor C-1571.HT.01.02.

Walaupun demikian, aktifitas kepondokan beserta kebijakan-kebijakan penting yang berhubungan dengan kepondokan telah diserahkan sepenuhnya kepada para pengurus Pondok Pesantren, sedangkan yayasan berfungsi sebagai penyedia fasilitas (sarana prasarana) dan mem-backup kegiatan-kegiatan Pondok dari sisi finansial serta mengawasi kinerja Pondok.

SUSUNAN PENGURUS PONDOK PESANTREN

Mudir :
Ust. Jaka Purnama, S.Pd.I
Kepala KMI Putra : Ust. Umar Fijaiy, S.Pd.I
Kepala KMI Putri : Ust. Ridwan MF

Sekretaris & Bendahara :
Ust. Hapy Shibghotulloh
Ustdzh. Anis MS

Staf-staf
Staf Kurikulum :
Ust. Ahmad Jaisy, S.Pd.I
b Ust.AbdanSyakur

Staf Kesantrian
Pa : Ust. Nurul Hakim
Pi : Ustdzh Anis MS
Staf Sarpras : Ust. Ginanjar Agus S.

Staf Tahfidhul Quran:
 putra : Ust. Zakaria
 putri : Ustdzh Nikmatun Hanifah
Staf Tata Usaha : Hapy Sibghotulloh

 Team Kurikulum :
1. Abu Hasan Saif, S.Pd.I
2. Ach. Jaya Brata, S.Pd.I
3. Ridwan Miftah Farid


Kegiatan Pendidikan


1. Kulliyyatul Mu’allimin Al Islamiyyah (KMI)
2. Kajian Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Intensif untuk umum Program ini diselenggarakan untuk para santri maupun umum.
3. Kegiatan ekstrakurikuler

Kegiatan ekstra kurikuler Pondok Pesantren Daarut-Taqwa adalah :
1. Olahraga (renang, beladiri, lari, sepak bola, dll)
2. Training pidato bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Jawa, dan Sunda.
3. Tahsin Al Qur’an.
4. Rihlah Tadabbur Alam, Hiking, Camping,dll
5. Pelatihan Thibbun Nabawi
6. Pelatihan keterampilan (kelistrikan, bangunan, dll)
7. Ekstra tahfidh Al Quran dan kajian kitab

Background Pengasuh

Latar Belakang Para Pengasuh/Pengajar Pondok Pesantren Daarut-Taqwa adalah S2 dan S1 (PerguruanTinggi Islam danPerguruanTinggiUmum) , Alumnus Ma’had Aly (Luar Negeri dan Dalam Negeri), dan Alumnus KMI Pondok Pesantren.

Sarana Prasarana


Pada saat ini Pondok Pesantren Daarut-Taqwa sudah memiliki: 
  • 1 masjid (milik sendiri), 
  • 1 masjid (hak manfaat),
  • 6 lokal kelas (milik sendiri) 
  • 6 lokal kelas(hak manfaat) untuk KBM, 
  • 7 ruang untuk tempat tinggal ustadz, 
  • 4 asrama, 
  • 2 ruang sebagai kantor & ruang administrasi, 
  • 2 dapur umum, 
  • 7 kamar mandi khusus untuk ustadz, dan 
  • 15 kamar mandi santri/umum. 
Dengan demikian fasilitas yang ada di Pondok masih sangat terbatas, hanya saja bukan berarti terbatasnya fasilitas ini menyurutkan langkah para pengasuh Pondok, akan tetapi dengan ini justru tantangan bagi yayasan maupun pondok untuk meningkatkan kinerja sehingga Allah ta’ala akan melimpahkan pertolongan dan karunia-Nya kepada Pondok Pesantren ini.

USAHA EKONOMI

Sementara ini dana pengelolaan, penyelenggaraan, dan pengembangan Pondok Pesantren berasal dari para Donatur, Pendiri Yayasan, SPP santri, dan usaha ekonomi seperti:
  • pertanian (padi)
  • hasil kebun seperti mangga, sawo, ketela, dan 
  • koperasi yang melayani kebutuhan ustadz maupun santri 
  • Depot air minum 
alhamdulillaah

PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN

(Perkembangan perkembangan dan peristiwa bersejarah seputar pondok pesantren)

  • Tahun 2007 Pondok Pesantren Daarut-Taqwa menyelenggarakan program Tahfidhul-Qur’an.
  • Tahun 2009 Program pendidikan Pondok Pesantren Daarut-Taqwa diubah menjadi Kulliyyatul Mua’allimin Al Islamiyyah (KMI) dengan masa pendidikan 6 (enam) tahun bagi tamatan SD/MI.
  • Tahun 2015 Mulai dibuka Kulliyyatul Mua’allimin Al Islamiyyah (KMI) untuk santri putri pada tahun ajaran baru 2015.Di Tanon, Kenaiban, Juwring, Klaten sebidang tanah milik bapak almarhum Son Haji, yang seminggu setelah mengikrarkan untuk membantu pondok, beliau meninggal. Komunikasi pengasuh Pondok pesantren dan keluarga disambung oleh Bpk. Aan selaku ahli waris beliau.
  • Tahun 2020 Pengasuh pondok pesantren daarut Taqwa memutuskan untuk menerima seluruh pendaftar santriwati yang berjumlah puluhan, walaupun tempat yang terbatas. Alhamdulillah sebelum awal tahun ajaran baru (2020) Allah beri jalan dengan disediakan tempat oleh bapak haji Anwar Chumadi untuk menempati gedung yang beliau miliki di Bakalan, RT 02 / RW 02 Batur, Ceper, Klaten Jawa Tengah, Indonesia kode pos 57465. akhirnya semua santriwati dilimpahkan kesana. Semoga Allah Limpahkan berkah, rahmat dan maghfirah bagi beliau dan keluarga. Tahun 2020 
  • September 2020, mulai dilakukan pembongkaran pondok daarut taqwa putri, Tanon, Kenaiban, juwiring, Klaten. Rencannya akan dibangun gedung asrama 3 lantai, bi idznillah.

Cita-cita pengembangan pondok pesantren Daarut Taqwa

ditulis pada: kamis, 21 Ramadhan 1441 H / 13 mei 2020 M
  • Mendirikan 7 pondok cabang KMI putra
  • Mendirikan 7 pondok cabang KMI putri
  • Membuka pondok tahfizh
  • Memiliki 7 unit usaha:
  1. Percetakan / toko buku
  2. isi ulang depot air minum (sudah terwujud, atas rahmat Allah, lewat bp. Muh Aziz Badawi)
  3. Kebun kurma
  4. Area berkuda
  5. Peternakan kambing
  6. koperasi
  7. Resto halaalan thayyiban.

Berlangganan via Email