Bagaimana melaksanakan Shaum Syawwal?


"Yang paling utama , puasa (sunnah syawwal) itu bersambung dengan hari 'id (langsung di 2 syawwal) & dengan cara berturut-turut (6 hari langsung), meskipun jika dilakukan dengan tidak bersambung langsung & tidak berturut-turut (dipisah hari-harinya) pun juga sudah memenuhi sunnah."
Dalam hal itu para fuqaha memang beda pendapat : 
  1. Ada yg berpendapat bahwa puasa 6 hr bulan syawwal itu tidak disyari'atkan, karena haditsnya mereka pandang dho'if. Pendapat ini lemah jd tidak perlu diikuti. 
  2. Puasa syawwal disyariatkan, & afdhol dilakukan segera. 
  3. Puasa syawwal disyari'atkan & afdholnya diakhirkan dulu. 

Adapun fihak nomor 2 & 3 setahu Penulis, sepakat afdholnya puasa berturut-turut, tp jika tidak pun juga boleh & sudah memenuhi sunnah.
Maka kesimpulannya : 
  • Jika tidak ada hajat penting utk menunda puasa sunnah syawwal, maka afdholnya puasa syawwal itu disegerakan. 
  • Jika memang ada hajat penting yg berkonsekwensi pengakhiran puasa sunnah syawwal maka tidak perlu takalluf melakukan di awal, utama utk diakhirkan. 

Wallahu a'lam.

Oleh: Ust Abu Hasan Saif

Tidak ada komentar untuk "Bagaimana melaksanakan Shaum Syawwal?"

Berlangganan via Email